Terkait Larangan Transfer, Chelsea Resmi Banding ke CAS

Terkait Larangan Transfer, Chelsea Resmi Banding ke CAS

LONDON – Club Liga Primer Inggris Chelsea sudah ajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Berolahraga (CAS) atas larangan transfer yang diresmikan oleh Tubuh Sepak Bola Dunia (FIFA). CAS ungkap hal itu, Jumat (7/6/2019).

Juara Liga Europa 2018/2019 itu diberi hukuman pada Februari sebab menyalahi ketentuan tentang transfer internasional serta pendaftaran pemain dibawah umur 18 tahun. Mereka didenda 600.000 franc Swiss atau seputar Rp8,6 miliar.

Larangan transfer menahan Chelsea tanda-tangani pemain anyar di busra musim panas Agustus 2019 serta pada jendela transfer Januari pada 2020 serta CAS menjelaskan mereka sudah mendaftar banding, yang cuma dapat di terima dengan laporan tercatat.

“Sesudah sidang, bila ada yang diselenggarakan. Panel berdialog dan keluarkan ketetapannya berbentuk Arbitral Award,” bunyi pengakuan CAS.

Baca Juga : Perpanjang Kontrak di Atletico, Jan Oblak Tak Bisa Pindah ke Lain Hati

“Sekarang ini belum bisa saja untuk menjelaskan kapan Keputusan Arbitrase akan dikeluarkan.”

Chelsea awalannya ajukan banding pada larangan FIFA pada bulan April serta Komite Banding FIFA beberapa memperkuat banding, sangat mungkin club London untuk mendaftar pemain muda sepanjang periode itu.

Club itu menyanggah penemuan FIFA serta bulan kemarin menjelaskan mereka akan ajukan banding atas ketetapan pada CAS. CAS menjelaskan mereka tidak memberi info selanjutnya mengenai permasalahan ini sampai panel putuskan.

Chelsea sudah melanggar masalah 19 dari Ketentuan dalam masalah penerimaan 29 pemain junior serta sudah lakukan beberapa pelanggaran lain yang terkait dengan kriteria pendaftaran untuk pemain. Club melanggar masalah 18 dari Ketentuan berkaitan dua kontrak pemain dibawah usia serta sangat mungkin untuk merubah club lain dalam beberapa hal yang terkait dengan transfer.