Tuding Korupsi dan Atur Brasil Juara Copa America, Messi Bisa Dihukum 2 Tahun

Tuding Korupsi dan Atur Brasil Juara Copa America, Messi Bisa Dihukum 2 Tahun

Jakarta – Atas dakwaan korupsi serta penataan Brasil menjadi juara Copa America 2019, Lionel Messi dapat dijatuhi hukuman berat. CONMEBOL dapat melarang main dua tahun.

Protes serta tuduhan keras itu dilemparkan Messi selesai ia mendapatkan kartu merah dalam persaingan perebutan tempat ke-3 Copa America 2019. Dalam pertandingan yang dimenangi Argentina dengan score 2-1 itu, Messi diusir keluar lapangan di menit 37.

Gary Medel, yang menjadi musuh seteru Messi ditengah-tengah lapangan, terkena kartu merah. Karena insiden ini Messi menampik ambil mendali perunggu haknya.

“Kami tidak harus jadi sisi dari korupsi ini, dari minimnya rasa hormat yang kami derita sepanjang Copa America ini. Kami inginkan lebih serta mereka tidak biarkan kami ada di final, korupsi, wasit, serta semua yang membuat orang tidak untuk nikmati sepakbola,” kata Messi selesai laga.

Baca Juga : Hudson-Odoi Bakal Dijadikan ‘Hazard’ yang Baru di Chelsea

Tuduhan serius itu telah disikapi oleh CONMEBOL. Mereka menyanggah semua tuduhan yang dilemparkan Messi serta memandang Messi tidak memberikan hormat pada persaingan serta beberapa orang yang terjebak di dalamnya.

Walau tidak mengemukakan kesempatan terdapatnya sangsi, tetapi Messi nyatanya dapat dijatuhi hukuman atas tudingannya. Diambil dari AS, ada ketentuan yang melarang aksi serangan verbal serta mengejek CONMEBOL, baik otoritas atau ofisial.

Masih diambil dari AS, Messi bisa jadi dijatuhi hukuman larangan bermain sepanjang dua tahun oleh CONMEBOL. Itu berarti ia tidak bisa menguatkan Argentina di Kwalifikasi Piala Dunia 2022, berkesempatan mangkir pada 2020 yang dilaksanakan di Argentina serta Kolombia.