Ramai-ramai Kecam Mesut Oezil yang Tolak Pemotongan Gaji

Ramai-ramai Kecam Mesut Oezil yang Tolak Pemotongan Gaji

Jakarta – Mesut Oezil menampik kebijaksanaan pemangkasan upah yang dilaksanakan oleh Arsenal. Pemain Jerman itu juga banyak memperoleh desakan.

Arsenal memangkas upah beberapa pemain serta manager sebesar 12, 5 % sepanjang satu tahun. Kebijaksanaan itu dikatakan Meriam London lewat situs sah club, Selasa (21/4/2020) pagi hari WIB.

Hal tersebut perlu dilakukan Arsenal untuk mendesak pengeluaran sepanjang epidemi virus Corona. Liga Inggris telah disetop semenjak 9 Maret kemarin.

Oezil adalah pemain dengan bayaran paling mahal di Arsenal. upahnya sampai 350 ribu pound sterling tiap minggu. Agen Moezil, Dr Erkut Sogut, yang menampik pemangkasan upah itu. Oezil juga panen kecaman.

1. Piers Morgan

Hujatan hadir dari jurnalis, Piers Morgan. Oezil sekarang membuat pemain sepak bola memiliki rekam jejak jelek.

“Beberapa pemain muda memperoleh bayaran jauh dari yang dipotong dari anda sebesar 12, 5 %. Amat sedikit buat anda, serta anda tidak ingin lakukan itu? sebab anda ingin lihat bagaimana keadaan keuangan berjalan? Sesaat anda bertambah banyak duduk serta bermain tiap malam dibanding bermain sepakbola, apakah benar? ” kata Morgan.

“Saya berasa beberapa pemain memperoleh rekam jejak jelek, tetapi ini faktanya kenapa mereka memperoleh rekam jejak jelek. Pemain seperti Mesut Oezil, yang barusan katakan tidak. ‘Tidak, maaf tidak. Saya kemungkinan pemain dengan bayaran tertinggi di Arsenal, saya kemungkinan salah satunya pemain dengan bayaran paling tinggi di dunia. Saya kemungkinan patut mendapatkan perhatian, serta saya kemungkinan dapat duduk terdiam di peristiwa ini, tetapi tidak, saya tidak akan ingin mendapatkan pemangkasan upah, ” ia memberikan tambahan.

2. Gary Neville

Neville memandang jika ketetapan Oezil untuk tidak terima pemangkasan upah akan berefek pada team. Pemain berdarah Turki itu dapat diasingkan.

“Tidak dapat bersama-sama dalam satu group adalah prinsip yang tidak dapat dibetulkan. Anda adalah team di serta si luar lapangan, ” kata Neville.

Baca Juga : Andre Silva Belum Berpikir Kembali ke AC Milan

“Saya tidak senang menjadi satu dari tiga orang yang tidak sepakat. Ini akan mengasingkan serta menutup mereka dari semua team. Waktu satu group pemain lakukan pengambilan suara pada suatu hal, anda ikuti itu.”

“Itu hanya memperlihatkan komplikasi dari apa yang berlangsung di Premier League sekarang. Sepakbola mengonsumsi dirinya luar dalam.”

“Umumnya club, pemain, tidak sedang dalam peperangan, tetapi mereka dalam pertempuran. Beberapa pemain tidak yakin club serta ini cuma contoh karena itu.” ia memberikan tambahan.

3. Jamie Carragher

Jamie Carragher mengkritik Oezil. Untuk pemain dengan upah paling tinggi, ia seharusnya jadi teladan untuk semua anggota tim Arsenal.

“Agennya (Oezil) tidak membantunya waktu ia membuat pengakuan pada tiga atau empat minggu waktu lalu saat ia katakan kita nantikan saja. Saya tetap berasa jika ini bisa menjadi permasalahan, ” kata Carragher.

“Ada dua pemain yang kemungkinan tidak seutuhnya terjebak, serta itu pemain mida yang kemungkinan tidak memiliki keuntungan atau seorang pemain yang sedang di waktu akhir komtraknya.”

“Tetapi, bukti jika pemain dengan bayaran paling tinggi tidak ingin mengerjakannya.. semua anggota tim menyutujuinya, anda akan berpihak ke seluru pemain.”

“Saya tidak ingin menyerangnya sebab uang yang ia mengumpulkan, mempersalahkan orang yang membayarnya, tetapi pemain dengan bayaran paling tinggi di tim semestinya jadi contoh, ” ia memberikan tambahan.